Latihan Dasar Kepemimpinan FTIK UNUSIA Bekali Mahasiswa dengan Kolaborasi Digital dan Pemanfaatan AI

Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus himpunan mahasiswa secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/7/2026). Mengusung tema “Sinergi Bermakna: Menjadikan Kesadaran Diri sebagai Fondasi Intelektual dan Kreatif untuk Kolaborasi Solid,” kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI), Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMATIKA), dan Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRAIN).

Kegiatan ini bertujuan membangun karakter kepemimpinan mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mendukung aktivitas organisasi dan akademik.

Dalam sesi utama, Ketua Program Studi Sistem Informasi UNUSIA, Handy Fernandy, S.T., M.M.S.I., menyampaikan materi mengenai pentingnya kolaborasi digital di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi alat produktivitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan organisasi.

“AI dapat menjadi mitra belajar sekaligus alat pendukung kreativitas mahasiswa. Mulai dari membantu membuat desain publikasi, menyusun konten media sosial, menghasilkan dokumentasi kegiatan, hingga menulis berita secara lebih cepat dan sistematis. Yang terpenting adalah mahasiswa tetap mampu melakukan verifikasi, berpikir kritis, dan menjaga etika dalam penggunaannya,” ujar Handy.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan di era digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga oleh kesiapan untuk beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta kemampuan membangun kolaborasi lintas disiplin.

Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan dengan aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi AI dalam organisasi kemahasiswaan, khususnya untuk mendukung publikasi kegiatan dan pengelolaan media digital.

Wakil Ketua HIMASI FTIK UNUSIA, Riri Fauzia, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. Salah satu materi yang paling berkesan baginya adalah praktik pemanfaatan AI untuk menyusun berita kegiatan organisasi.

“Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini. Salah satu yang paling menarik adalah belajar membuat berita menggunakan AI. Ternyata prosesnya sangat mudah dan dapat membantu kami menyusun publikasi kegiatan organisasi dengan lebih cepat, tanpa mengurangi kualitas isi berita apabila digunakan secara bijak,” ungkap Riri.

Melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan ini, FTIK UNUSIA berharap para pengurus himpunan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga mampu mengembangkan budaya kolaborasi, kreativitas, serta literasi digital yang kuat dalam menghadapi tantangan di era transformasi teknologi.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan refleksi bersama mengenai pentingnya menjadikan kesadaran diri sebagai fondasi kepemimpinan yang mampu melahirkan kolaborasi yang solid, inovatif, dan berdampak bagi lingkungan akademik maupun masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *